Kalo denger kata “ibu”, biasanya orang langsung relate ke rasa cinta.. rasa care dari seorang perempuan yang penuh kasih sayang. Sesosok perempuan yang berperasaan, senang mengasihi dan rela berkorban harta, waktu dan tenaga demi kesenangan buah hatinya.. Itulah kenapa ‘ibu’ disebut ‘ibu’. Karena Rahmn nya. Cintanya yang dominan.

Well shockingly enough...

Ada “IBU” yang BEDA di Al-Qur’an! Ibu yang sifatnya berbanding 180 derajat!!!!! Ibu ini suka menyiksa. Ibu ini pendendam. Ibu ini penuh hukuman, azab dan aniaya. 😖 Mungkin surah ini udah berulang kali kamu baca tapi kamu sendiri gak pernah engeh kalau yang selama ini kamu baca, adalah sebuah ‘warning‘ – biar ga dapet ‘ibu baru’ kayak dia. 🤧

Gimana ayatnya?

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ ‎
فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ

“Dan adapun orang yang ringan timbagan (kebaikan)nya,
Maka ibu (tempat kembali)nya adalah Neraka Hawiyah”

Al-Qari’ah: 8-9

Kalo dikumpulin, ada sekitar tiga tafsiran tentang kata Umm. Yang salah satu artinya berarti “Ibu”. Di podcast kali ini, kita coba fokus ngerenungin salah satu pendapat dulu..

Kalo Ummu di situ diartiin ‘ibu’, maka ayat فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ secara harfiah berarti “Maka Ibunya itu Neraka Hawiyah.” 😱

😱 HAAA??
maksudnya gimanaaaa?
Kok Allah bilang “mereka yang timbangan (kebaikan)nya ringan, ibu barunya ‘neraka Hawiyah’?” 😰

oke, coba kita break down bareng-bareng hidden wisdom nya.

Ibu.. oke ibu. Bukankah seorang ibu itu sifatnya:

Suka Mendekap Erat-Erat

Bayangin sifat seorang ibu yang nalurinya penyayang. Setiap anak pasti suka dipeluk dan dan didekap erat-erat. She doesn’t wanna let her son or daughter go. Dan bayangin.. Neraka Hawiyah di sini mendekap erat-erat para penghuni yang udah jadi ‘anak baru’ nya. Naudzubillah tsumma naudzubillah.. 🤧 Denger raungannya aja kita gabakal sanggup. Ga kebayang gimana jadinya mereka yang didekap kuat-kuat sama neraka..😩

Sosok Yang Protektif

Sering ngga sih kita liat seorang ibu auto-galak kalau anaknya dicolek-colek? Misalnya digangguin, ditarik, dibawa pergi, yang lebih parah lagi sampe diculik? Jangankan manusia.. Binatang aja begitu.. semacan-macannya macan, dia sayang dan protektif banget sama anaknya. Nah ini.. ketika seseorang ini udah dapet ibu barunya, bayangin mother Hawiyah akan super super protektif 😖 gak mau ‘anak’ nya diambil pergi. Alias si penghuni itu bakal mendekam selamanya sampai Allah katakan “cukup” maka baru akan dilepas. #YaRabb… 💔

Selalu Menemani

Anak kecil gak mungkin kemana-mana sendirian. Pasti ada ibunya yang selalu nemenin. Nganterin sekolah, nemenin makan, megangin, ngawasin dari jarak tertentu buat anaknya yang lagi main, dsb. Bayangin Hawiyah kayak gitu ke penghuninya. 🤧 Ibu ini kemana-mana selalu buntutin anaknya, sampai ke pojok-pojok neraka. 😖 Ya Ghaffar..

Tempat Kembali

Pernah liat anak kecil nangis?

Iya dong.

Ketika dia nangis, siapa yang dia cari?

ibu 🙂

Yep! Kita gak usah nyuruh anak kecil lari ke ibunya, dia udah bakal auto-nyari sendiri. Biar gimanapun galaknya, anak kecil bakal lari ke ibunya pas dia nangis… Biarpun dia tau dia ujung-ujungnya bakal dimarahin, dibentak, diemposin, dll. Kenapa? Karena ibu itu tempat berpulang, tempat berlindung, tempat bernaung. So bayangin, segimanapun luasnya neraka bagi para penghuninya buat lari menjauh, Hawiyah tetaplah tempat mereka kembali. Ke dia-dia juga kek anak kecil lari ke ibu. #astagfirullah😭

.

Hawiyah ialah tempat berpulang bagi mereka yang amal kebaikannya lebih ringan daripada keburukannya. Hmm… Coba kita perhatin deh ayatnya. Liat lagi style bahasanya!!! Kalo kita perhatiin, ayatnya tuh ga ngomong, “Kalo kamu jahat, kamu bakal masuk Hawiyah!” Atau.. “Kalo timbangan keburukan kamu berat, tempat kamu Hawiyah.” Tapi ayatnya ngomong, Kalo kebaikan kamu ga cukup…… 😰 Kalo jumlah kebaikan kamu ringan…….” 😰

Berarti apa?

Berarti sebenernya orang ini tuh beramal shalih. 😭 Cuma gak cukup. 😭 Banyakan maksiatnya. 😭Banyakan dosanya. 😭 Banyakan berbuat kerusakannya. 😭

Atau mungkin, dia banyak beramal, cuma pas ditimbang, ternyata beratnya hanyalah seringan kapas. Gak ada apa-apanya. Ternyata selama di dunia, mereka sibuk di aktivitas yang gak bikin berat di timbangan. Mereka berkutat di hal yang ga bawa makna apa-apa di akhirat. 😭

Mungkin sekarang kita bertanya-tanya.. Apa sih sesuatu yang bikin suatu amalan jadi ringan?

Ialah ketika amalanya salah niat. Ketika suatu perbuatan engga ditujukkan eksklusif buat Allah (atau akrabnya: gak ikhlas). Timbangan jadi ringan saat perbuatan baik kita gak tulus ke makhluk-makhluk-Nya.. Timbangan terasa kosong ketika motif dan keyakinannya salah. Jadi sebenernya, what’s going on with the heart itulah yang bikin berat atau engga di timbangan mahsyar.

Jadi orang yang masuk hawiyah, seakan punya 3 ibu:
1. Ibu biologisnya di dunia (yang melahirkan)
2. Ibu bumi (yang ketika meninggal, kita dimasukkan ke bumi, terkandung di bumi, lalu bumi akan melahirkan kita di hari kebangkitan)
3. Hawiyah. Ibunya yang baru. Mother of spite

Percaya deh…
Kalimat buruk yang kamu tahan dari mulut saat marah, dzikir & kalimat thoyyibah yang kamu perjuangin dari bibir tiap saat, syahadat yang kamu pegang erat-erat, semua emang gak langsung keliatan bobot beratnya. Tapi nanti di yaumul mizan, semua itu signifikan. Yang receh-receh di mulut kek kalimat thayyibah gitu, ternyata bikin beraaaatttt!!!

Kita kan tau yaa.. yaumul akhir itu nge-FLIP. Di hari Kiamat, everything is on reverse. Gunung yang indah, yang sering jadi destinasi wisata, jadi ancur serusak-rusaknya. Unta yang kalem, jadi agresif lari ketakutan. Langit yang sekokoh dan se-flawless itu selama berabad-abad lamanya, seketika terbelah pecah dan sesuatu yang pecah gakkan bisa kembali kayak semula.. Dan Ibu.. ibu yang harusnya penuh cinta dan kasih sayang, ironisnya berbanding terbalik jadi mother of spite 🤧

Farahi rahimahullah bilang, kiamat yaa semenyeramkan itu karena neraka itu literally apa yang tersisa kalo cinta Allah TERCABUT dari dunia ini. Kalo gak ada cinta Allah, isinya udah tinggal siksaan aja. 🥀

Itulah kenapa kalau kita tatap keluar; bumi yang berputar pada porosnya, burung yang dengan bahagianya berkicau, bunga yang berlomba-lomba bermekaran, hewan liar yang begitu mencintai anaknya, manusia yang masih bisa nafas walau berkali-kali maksiat (padahal bumi aja udah eneg banget sama kelakuan mereka), semuanya terjadi atas getaran cinta-Nya Allah. Kalo cinta Allah engga ada sama makhluknya, yaa collapse semua…

Mungkin ayat Al-Qari’ah ini sekilas serem banget. Seakan nunjukkin kemarahan Allah yang gak bertepi. Padahal ini tuh merupakan bentuk kasih sayang Allah yang besar. Allah gak pengen kamu gagal dalam ngejalanin kehidupan ini, makanya dikasih bocoran kalo ada realita horor “Hawiyah” di depan. Jangan sampe kamu gagal dan ngikutin petunjuk setan ke arah sana. 🤧

Segala sesuatu yang bernilai dibuang ke api, maka ia akan jadi tak bernilai lagi. Uang, berlian, mobil, rumah.. Ketika semua terbakar api, yaa hangussss… Tak berharga lagi.

Sama dengan diri kita.

Ketika selama di dunia mungkin berstatus, berharta, berpengikut, berparas cantik dan tampan, berjabatan dan berkarir setinggi langit, jika ujung-ujungnya masuk dan terbakar di neraka Hawiyah, diri kita gaada apa-apanya. Apa yang kita perjuangkan hanyalah menjadi debu yang berceceran yang kita tatap saja di akhirat….

🥀

Mau dapet Quranic Letter secara personal langsung dari penulis ke Emailmu?

Yuk Gabung! 😎

Udah ada 1500+ Milenial Indonesia + Malaysia nih yang gabung! Masa iya kamu rela gak ikutan!

Jangan Shalih Sendirian. SHARE:

4 thoughts on “Ibu Yang Mengerikan!!

  1. I gratefull for this letter, soo lucky to found this website.. Can’t wait for next letter. Jazakallah khair to the writer!

  2. I Found this on my friend status wa, so gratefull for being this letter, Jazakillahu ahsanal jaza’ bil jannah,..

    1. Jazaakumullaah Khairan kak Siti..
      Tulisannya selalu menyentuh, semoga Allah senantiasa limpahkan rahmatnya pada kita semua..☺️

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kalo Aja Sholat Beneran 50 Waktu...

Tue Jun 7 , 2022
Ibadah apa yang paling basic tapi males dilakuin orang-orang? Ringan, singkat, bentaran, tapi berat dilakuin banyak orang? Ibadah apa yang selalu manggil kita dengan 5x […]