Sadar ngga sih, kalo tiap hari kita selalu berperang dengan bisikan syaitan?

Baru bangun tidur ajaa.. kita udah dihadapkan dengan sederet pilihan-pilihan. Mau ngelakuin A atau B? mau ke tempat A atau ke tempat B? mau masak/makan A? atau makan/masak B? mau gabung program A atau gabung B? Semuanya selalu pilihan. Dan dalam proses memilih itu, setan akan selalu mewarnai pilihan kita gak lain biar sejalan sama tipu dayanya. Sungguh, berperang dengan bisikan setan itu begitu menguras tenaga, tenaga hati.

Kita sebagai manusia kan selalu jadi target utama yang mereka tunggu-tunggu lengahnya. Kalau hari ini gagal godain, besok, kalau gak besoknya lagi, terus dan teruuuss begitu. Kalau dari kanan gak bisa, dari kiri, kalau enggak dari belakang, kalau enggak dari depan. Dari berbagai arah. Kalau mereka godain lewat diri kita sendiri gak bisa, lewat orang lain yang kita sayang. Huaaa kesel gak sii?? Dan mereka akan begitu teruuusss sampai hari kiamat. Membayangkan angan-angan yang indah di pikiran kalau mau nurut sama ajakan dia.

Kadang.. saking halusnya bisikan mereka, ajakan itu suka nge-blend sama kemauan kita sendiri, yang akhirnya kalau gak sering di-reviewreview lagi lebih dalam, kita diam-diam sebenarnya udah jadi followersnya SYAITAN!!!!! Waiyyadzu billah..🤧

Bocoran!

Untuk mengatasi hal ini, Allah dah kasih bocoran di surah Ibrahim. OMGG!!!! Baik banget gak sihhh Allah tuh!!!🤧 Allah, atas cinta-Nya yang begitu besar sama kita, sengaja masukin scene ini (di Quran) biar kita bisa tervisualisasi betapa super licik dan jahatnya setan. Dia bawa adegan masa depan ini biar kita tau ‘motif’ mereka dan apa yang bakal mereka lakukan kalau seandainya (secara gak langsung) kita jadi followers-nya setan.

وَقَالَ ٱلشَّيْطَٰنُ لَمَّا قُضِىَ ٱلْأَمْرُ إِنَّ ٱللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ ٱلْحَقِّ وَوَعَدتُّكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ وَمَا كَانَ لِىَ عَلَيْكُم مِّن سُلْطَٰنٍ إِلَّآ أَن دَعَوْتُكُمْ فَٱسْتَجَبْتُمْ لِى ۖ فَلَا تَلُومُونِى وَلُومُوٓا۟ أَنفُسَكُم ۖ مَّآ أَنَا۠ بِمُصْرِخِكُمْ وَمَآ أَنتُم بِمُصْرِخِىَّ ۖ إِنِّى كَفَرْتُ بِمَآ أَشْرَكْتُمُونِ مِن قَبْلُ ۗ إِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.
(QS. Ibrahim: 22)
Kalau sebelumnya kita pernah bahas tentang Life After Life seperti tautan di atas, maka postingan ini adalah tentang kondisi setelah selesai hisab.

Jadi ketika perkara hitung-menghitung (Hisab) udah selesai (yang surga dah masuk surga, yang neraka dah masuk neraka), terus setan itu PRESS CONFERENCE. Kaya OPEN MIMBAR ngasih klarifikasi atas apa yang dia topengi selama ini. Hmm kebayang gak tuh gimana setan khotbah di akhirat?

Soo… setan ngomong nih ke para followers mereka yang lagi ada di neraka, dalam rangka ‘cuci tangan’ dari tanggung jawab sama mereka. Ini ibaratnya bahasa setan ya:

Sesungguhnya Allah itu telah menjanjikanmu janji yang benar” — Melalui lisan para Rasul-Nya, tapi kalian sendiri yang gak mau taat. Kalau aja kalian mau (taat sebentar aja di dunia), pasti kalian bisa menang telak hari ini.

Dan aku pun telah menjanjikan kepadamu” — Dengan janji yang hoax. Dengan bisikan bahwa gak ada tuh yang namanya kebangkitan, perhitungan, surga, atau neraka dan juga perkataan bahwa janji dan ancaman Allah itu gak real.

“Tetapi aku menyalahinya” — Sekarang aku menyalahi apa yang ku bisiki selama ini di dunia. Tipuan dan janjiku semuanya kosong dan takkan pernah terwujud.

Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu” — Aku sebenarnya gak punya kekuatan sedikitpun buat MAKSA pengikut-pengikutku

Melainkan (sekedar) aku menyeru kamu, lalu kamu mematuhi seruanku” — Aku ‘cuma ngajak’ aja ke kekafiran dan kesesatan. Aku ‘cuma mengkondisikan’ aja biar itu keliatannya indah di mata kalian, eeeh kaliannya ngikutin. Kalian malahan nyambut ajakan dan doronganku.

Karena itu, janganlah kamu mencercaku. Akan tetapi cercalah dirimu sendiri” — Kalian sendiri yang udah ninggalin janji Allah yang benar dan seruan-Nya menuju surga. Padahal udah jelas banget janji Allah ini bagi orang yang berakal, ia akan menjadi samar bagi mereka yang lemah akal aja.

“Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku” — Aku bener-bener gak bisa nolong kalian. Setiap pihak nerima siksanya masing-masing.

“Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dulu” — Aku berlepas diri dari perbuatan kalian menduakan Allah denganku atau idola-idola kamu yang lain. Aku bukan sekutu bagi Allah, dan tidak wajib (seseorang) taat kepadaku. Pada hari ini, aku ngelakuin sesuatu yang benar-benar menghancurkan harapanmu dan memotong-motong hatimu dengan kata-kata terlaknat ini, yang bikin kamu semua kehilangan harapan dari datangnya pertolongan.

#Ini merupakan ucapan yang mengetuk pendengaran para pengikut setan dan hati para musuh Allah dan rasul-Nya di dunia ini jika saja mereka memiliki pendengaran yang sehat atau hati yang dapat berfikir.

“Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu” — Mereka yang zhalim sama diri sendiri dengan taat kepada setan.

“Mereka mendapat siksaan yang pedih” — Kekal abadi di dalamnya selamanya.

Betapa ayat ini cerminan Maha Lembutnya Allah kepada kita, para hambaNya, dengan nge-screenshot percakapan setan nanti di yaumul hisab. Betapa besar sayangnya Allah pada kita, yang selalu memperingatkan kita bahayanya taat sama mereka dan ngasih tau maksud dan celah-celah yang mereka gunakan buat nge-distract kita.

Setan itu lemah, tapi istiqomah. Selama hidup, kita kan selalu jadi incaran mereka, tapi dari ayat ini pun kita belajar kalau setan itu GAK BISA MAKSA kita jadi durhaka sama Allah. Mereka cuma bisa ngajak+bisikin aja. Jadi bekal utama kita, dalam melalui hari-hari kita ke depan sampai nanti meninggal, butuh PERKUAT iman biar gak goyah bisikan, biar bisa berteguh prinsip. Agar kita jaauuuuh dari menjadi orang-orang yang setan khotbahin di yaumul hisab kelak.. Amiin

close

Mau dapet Personalized Quranic Reflection langsung dari penulis ke Emailmu?

Yuk Gabung! 😎

Udah ada 1000+ Milenial Indonesia + Malaysia nih yang gabung! Masa iya kamu rela gak ikutan!

Jangan Shalih Sendirian. SHARE:

Next Post

Tasbihnya Alam Raya..

Wed Oct 7 , 2020
Siapa sih yang gak suka jalan-jalan?Apalagi pandemi gini.. selain aku, pasti kamu juga rindu banget buat jalan-jalan, refreshing dan liat yang ijo-ijo. Yaa yang biru-biru […]