Siapa sih yang gak suka jalan-jalan?
Apalagi pandemi gini.. selain aku, pasti kamu juga rindu banget buat jalan-jalan, refreshing dan liat yang ijo-ijo. Yaa yang biru-biru juga gak papa sih. #eeeehh bukan duit maksudnyaa.. tapi lautan 😜.

Kita mau bahas satu FUN FACT yang gak semua orang engeh. Berkaitan dengan alam. Yup alam raya.. Suatu tempat yang sering banget bikin kita semua tersentuh karena keindahan, ketentraman dan kenyamanannya.

Sekarang, perhatikan gambar ini baik-baik:

Anggap kamu ada di sini. Rasakan kakimu merasakan rumput-rumput sekeliling yang mengajak main. Rasakan kulitmu tersapa oleh sejuknya angin dan segala pemandangan yang seketika menyapu segala kejenuhan dalam diri. Kejenuhan #workfromhome, #studyfromhome ataupun #rebahan-from-home.

Very peaceful.. isn’t it?

Di sini.. kita akan ngebahas bareng how nature can bring peace. Tulisan ini bukan diambil dari hasil penelitian ataupun jurnal ilmiah — kayaknya juga gakkan ada versi ilmiahnya sih. Soalnya ini gakkan bisa diteliti karena variabelnya yang gak bisa terjangkau telinga manusia. Tulisan ini sekedar pengamatan pribadi dan hasil tadabbur mandiri. Tapi ini bener-bener bikin terkagum-kagum dan sangat aku yakini adanya. Kenapa? Karena ayatnya jelas banget di Al-Quran and It all just MAKES SENSE!

Oke jadi gini. Kamu pernah gak lagi bete atau jenuh karena kesibukan belajar atau kerja di kota, terus rasa-rasanya pengeeennnnnn jalan-jalan ke tempat yang eksotis dan ‘alam banget’ kaya Raja Ampat, Sumba, Bali, Labuan Bajo, dll?

Kenapa alam itu bisa selalu jadi destinasi paling favorit dibanding tempat hiburan lainnya? Kenapa alam selalu bisa menenangkan sekaligus menghibur jiwa?

Kamu tahu?

Karena sebenarnya alam itu ‘BERTASBIH’ memuji Allah.

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.”

Al Isra: 44

Cuma satu ayat? Kebetulan doang kali? Oh enggak. Ada juga ayat mendukung lainnya di surah An-Nur..

“Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan [juga] burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui [cara] sembahyang dan tasbihnya.”

An-Nur: 41

MasyaAllah..
Ternyata alam bisa se-menetramkan itu karena tasbihnya..
Ternyata alam bisa se-nyaman itu karena tasbihnyaa..

Kita kan paham ya kalau seseorang yang lagi bertasbih itu pasti tenang, tentram, adem, nyaman, dan sejuk hati. Nah begitu juga tempat-tempat ini: gunung, awan, pepohonan, lautan, pun binatang-binatang yang terkandung di dalamnya.

Bayangin! Karena mereka kerjaannya bertasbih, peacefulnya jadi ngefek ke kita yang sedang berada di sekitarnya. Peacefulnya jadi nyebar ke kita yang sedang menatap mereka. #Ya Allah aku jadi inget kucing di rumah… Ternyata diamnya mereka itu tasbih. Meongnya mereka juga berisi tasbih. MasyaAllah..

Alam akan menjadi ciptaan Allah yang sangat konkrit di depan milyaran pasang mata manusia. Di mana ada ciptaaan, di situ ada Pencipta. Kalau kita mau ngelak bahwa Allah itu gak ada, wah itu udah buta sebuta-butanya.

Bahkan dengan memandangi mereka saja, membuat kita berpikir..

Kalau ciptaannya Indah, bukankah Penciptanya jauh lebih indah?

Kalau ciptaannya keren dan hebat, bukankah Penciptanya jauh lebih keren dan hebat?

Kalau ciptaannya besar, bukankah Penciptanya jauh lebih besar /berkuasa atas segala sesuatu?

Sudah seharusnya alam itu jadi khotbah sendiri bagi kita. Tanpa adanya kata-kata yang panjang, memerhatikannya saja seharusnya dapat selalu menambah iman dan ketaatan pada-Nya.

Sebelum kita akhiri, ada satu ayat dalam surah Al-A’raf tentang tujuan penciptaan alam yang Jleb banget.

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami [ayat-ayat Allah] dan mereka mempunyai mata [tetapi] tidak dipergunakannya untuk melihat [tanda-tanda kekuasaan Allah], dan mereka mempunyai telinga [tetapi] tidak dipergunakannya untuk mendengar [ayat-ayat Allah]. Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”

Al-A’raf: 179

So.. Mulai sekarang, kapanpun kamu jalan-jalan, jangan cuma berhenti di lihat-lihat, foto-foto aja. Niatkan juga perjalananmu untuk bertafakkur, merenungi alam bahwa tidaklah Dia menciptakan segalanya di alam ini dengan sia-sia. Terselip pesan pada setiap ciptaan-Nya bagi siapapun yang memandanginya. Dan yakinlah, bahwa mereka bisa menentramkan kita karena dzikir yang bahasanya takkan pernah bisa kita pahami.

Juga yakinlah.. bahwa jika saatnya telah tiba, alam indah (yang saat ini dikagumi oleh manusia-manusia seluruh dunia) akan hancur dan rata dengan tanah. Itulah hari kiamat. Hari dimana yang indah, telah habis masanya menjadi indah. Karena apapun keindahan yang ada di dunia ini, sifatnya tetaplah fana..

Sedangkan Allah..
Maha Kekal, Abadi, Selama-lamanya..

close

Mau dapet Personalized Quranic Reflection langsung dari penulis ke Emailmu?

Yuk Gabung! 😎

Udah ada 1000+ Milenial Indonesia + Malaysia nih yang gabung! Masa iya kamu rela gak ikutan!

Jangan Shalih Sendirian. SHARE:

Next Post

Kenapa Manusia Gak Dibikin Auto-Beriman?

Mon Oct 26 , 2020
Kenapa Allah enggak bikin semua orang di bumi jadi beriman? Katanya Allah itu baik! Kok nggak jadiin kita semua soleh dan bisa masuk surga-Nya aja? […]