Pasti kamu sudah ga asing dong dengan Nabi yang satu ini? Nabi yang awalnya diberi banyak kenikmatan, terus Allah tes dengan ‘mengambil kembali’ seluruh kenikmatan yang ia punya? Duuuhh.. kalau inget kisahnya, bikin melting banget.. #kita-mah-apa-atuh.

Seseorang akan diuji sesuai dengan kadar agamanya, kalau agamanya kuat, ujiannya diperkuat juga.. Yaa kaya Ayyub a.s. ini. Kamu tahu? Gak cuma semua anak dan harta —well kalo ngomongin harta jangan mikir uang aja ya. Tapi juga rumah, bisnis peternakan dan pertaniannya, dll. Jadi selain anak dan hartanya yang diambil, seluruh tubuhnya juga tercabik-cabik penyakit selama 13/17/18 tahun (beda-beda riwayat). Sekarang jangan pusing sama periodenya, intinya itu diuji lama banget. Kita bisul di dengkul seminggu aja udah mikir kaya di adzab Allah 🤧.

Pluuussss, jangan mikir ujian itu cukup sampai disitu aja. Karena kondisinya yang demikian, nabi Ayyub a.s. mengisolasi diri. Beliau tinggal terpencil menyediri di pinggir kota dan tak ada seorangpun yang mau datang kepadanya kecuali istri (yang merawat, jaga dan cari nafkah). Riwayat lain (Al Hasan dan Qatadah) mengatakan beliau terbaring di pembuangan sampah kaum bani Israil. Ya Allah gak kebayang banget kondisi ujiannya.. 🤧

Nah di artikel ini, aku gak akan cerita lengkap-lengkap tentang kisahnya kamu sendiri bisa baca sendiri di buku sirah yang lebih reliable. Aku cuma mau share temuan aku dari tafsir ibn kathir tentang QS. Al-Anbiya ayat 83-84. Tentang 4 poin yang bikin melting buat kita refleksiin dan juga agar bisa meng’copy‘ kesabarannya, biar gak gampang ‘cengeng’ kalau dapat ujian dari Allah..

Melting #1

Ada riwayat yang mengatakan bahwa penyakitnya lepra sekujur tubuh – ga ada yang selamat KECUALI HATI DAN LISANNYA YANG SELALU BERDZIKIR PADA ALLAH. Ya Allah.. Sakit aja masih bisa husnudzon dan dzikir sama Allah. Lah kita?
Sehat aja kadang sering suudzon, males dan gak kepikiran dzikir.. atau mungkin bisa dibilang LALAI karena terlena dengan kenikmatan yang ‘diulur’ Allah 🥀.

Melting #2

Istrinya pernah ngasih saran ke Ayyub, “Kalau kamu berdoa minta sembuh, tar juga Allah kabulin.” Then you know what Ayyub responded? “Beliau bilang, “Aku udah dikasih kesehatan 70 tahun. Masa itu sebentar. Maka udah sepantasnya aku bersabar karena 70 tahun (sehat) itu.” Ya Allah.. Betapa lembutnya hati Ayyub. 💔

Nih bayangin klo kita.
Anggaplah dalam setahun, kita sakit paling rata-rata cuma 3-4 kali. Kalau di akumulasi yaa separah-parahnya anak muda sakit, paling lamanya cuma sebulan. Nah Allah udah kasih kesehatan ke kita 11 bulan — dibanding hanya sakit yang sebulan. Banyakan Allah KASIH kita SEHAT, atau kasih kita SAKIT? Terus selama ini banyakan syukurnya atau kufurnya? Kenapa seringkali kita mengeluh pada Allah atas rasa sakit yang hanya sebentar (dibanding kesehatan)? ckckck skak mat ini.

Dah lah.. emang gak akan pernah bisa pura-pura nutup mata kita sama nikmat Allah.

Melting #3

Nabi Ayyub pernah bilang, “Ya Allah, Engkau telah memberiku dengan pemberian yang baik. Engkau telah memberiku harta benda dan anak, sehingga tiada suatu ruangpun dalam kalbuku yang tak disibukkan olehnya. Lalu Engkau mengambil kesemuanya dariku dan Engkau kosongkan hatiku, sehingga tak ada suatupun yang menghalangi antara aku dan Engkau (untuk berdzikir mengingat-Mu).” Ya Allah romantis bangetttt!!! 🥀 Di kondisi terendah seperti ini bertahun-tahun lamanya, ‘kerjaannya’ Ayyub cuma dzikir dibanding ngeluh.

Kalau kita?
Yaa jangan tanya deh..
Belum sakit aja yang keluar dari lisan kita seringnya keluhan semua…

Melting #4

Karena kesabaran Ayyub a.s tingkat dewa, setan udah pasti panas dan gak seneng nih ada hamba Allah yang kaya gini. Beliau digoda syaitan 2x. Pertama lewat 2 pemuda yang nyuruh beliau minum khamr sebagai ‘obat’. Yang kedua, lewat syaitan yang menyamar dokter. Ia berpesan pada istrinya bahwa obat penyakitnya Ayyub adalah menangkap seekor lalat dan menyembelihnya atas nama berhala Bani Fulan, lalu nanti (kalau udah dilakuin) boleh bertaubat sama Allah. Pinter juga ini setan. Pake nawarin tobat. Maennya alus.

And you know what happened?

SEMUANYA GAK MEMPAN! Nabi Ayyub a.s. paham kalo semua kejahatan dari iblis dan syaitan. Semua rayuan mental tertolak. Ya Allah.. imannya kuat banget ya..

Itulah empat poin yang bikin banyak ngelus-ngelus dada dari kisah Ayyub a.s. Tapi jangan mikir kisahnya gak pakai ending. Pada akhirnya yaa.. Allah kembalikan semua harta, rupa dan anak dalam jumlah yang sama. Allah kembalikan kesehatan dan rupanya yang lebih menawan sampai istrinya sendiri gak ngenalin. #Keren banget gak sih skenarionya Allah?

Semoga tulisan ini dapat memberikan pelajaran, agar kita gak gampang ‘cengeng’ dan ngerasa ujian kita ‘paling berat’. Look at Ayyub! Semoga kita juga bisa mengambil pelajaran dari bagaimana Ayyub menghadapi kesulitannya dengan dzikir dan husnudzon pada Allah.

Ayyub itu hanya jasadnya yang menjijikan, tapi hatinya bersih. Kalau kita?

close

Mau dapet Personalized Quranic Reflection langsung dari penulis ke Emailmu?

Yuk Gabung! 😎

Udah ada 1000+ Milenial Indonesia + Malaysia nih yang gabung! Masa iya kamu rela gak ikutan!

Jangan Shalih Sendirian. SHARE:

Next Post

Barang Bawaan setiap MUSLIM TRAVELLER YANG PRO!

Mon Oct 14 , 2019
Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) […]