Selama hidup, perasaan hati seringkali dibenturkan dengan kejadian-kejadian yang gak sesuai ekspektasi dan bikin panas hati.

Kenapa ya kok kok temen-temen gue sekarang pada berubah? Dulu kita akrab sekarang malah menjauh?
Kenapa yaa kok orang-orang datang ke gue pas mereka butuh doang? Kenapa giliran gue yang butuh, mereka jutek banget dan gak berusaha ada?
Kenapa giliran gue yang chat atau DM, dia gak baca-baca padahal online terus?
Kenapa yaa kebaikan gue kemarin-marin gak pernah diliat, malahan mereka balas gue nyakitin banget?
Kenapa ya gue udah berusaha memperbaiki diri tapi malah dapat pasangan yang kaya gini?

Yaa itulah ampas yang didapat jika kita bergantung, terikat dan tertambat dengan manusia. Sebagai makhluk yang punya cela, mereka gak akan bisa 100% membahagiakan dan menenangkan kita. Dan cukuplah itu sebagai sinyal bahwa tidak boleh ada urusan/perhatian yang patut dipikirkan terus menerus kecuali urusan kepada Allah. Tidak ada cinta yang boleh diletakkan pertama di hati kecuali cinta pada Allah..

Kalau dapat hal yang gak nyaman, normalnya kita menjauh atau males ngedengerin orang itu lagi. Bahkan kalau perlu blokir (jika tingkat nyebelinnya tinggi). But you know, hal ini enggak pernah berlaku pada Allah. Allah sering dapat hal yang gak nyaman dari kita, misalnya sholat kita yang mendekati akhir waktunya, ibadah yang mungkin ‘asal tunai’, makanan yang asal dimakan — dan gak kepikiran halal haramnya, dll, YET Allah still NEVER leaves us alone! Dan gak ada cinta yang lebih sejati daripada cinta Allah kepada hamba-Nya. Seorang ibu aja, orang paling berjasa dan baik dalam hidup kita, masih gak bisa nandingin cinta Allah ke kita. | Serius Allah kaya gitu? Iyaaa :'(( Huaa melting gak sih?

Ketika kamu ngerasa temen-temen kamu ninggalin, sebel, nyuekin, gak mau dengerin, gamau natap dan buang muka kalau ketemu dijalan, unfoll kamu diam-diam, percayalah! Allah gak pernah UNFOLL kamu — Walaupun kamu datang dengan list dosa yang logikanya bikin siapapun males ngeladenin. Kamu punya banyak dosa aja Allah masih mau dengerin do’a dan curhatan kamu. Apalagi kalau kamu taat…??

Berbicara hal ini, aku teringat sebuah surah. Surah yang bisa jadi penyemangat hidup. Bahkan penyemangat Nabi Muhammad ketika down. Kapan? Ketika wahyu tidak turun selama 6 bulan lamanya. Tidak ada mimpi, tidak bertemu Jibril, dsb Beliau merasa gak enak dan terlintas pikiran bahwa mungkin Allah telah meninggalkannya karena suatu kesalahan yang beliau lakukan. Kesedihan beliau juga ditambah dengan cibiran istrinya Abu Lahab yang julid dan penuh kata-kata super nyakitin. Yaa kan Nabi Muhammad juga manusia biasa, jadi kebawa down dan sempet intropeksi, “mungkin Allah mau stop aku jadi Nabi kali ya??” – Bahasa kitanya gitu saking sedunya hati kala itu. Tak lama kemudian, surah ini muncul..

وَٱلضُّحَىٰ (١) وَٱلَّيۡلِ إِذَا سَجَىٰ (٢) مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ (٣

Ah.. seru banget sih kalau kita ngomongin Ad-Dhuha. Surah ini sebenarnya mirip-mirip dengan Al kautsar (karena turun as a recovery when you’re down). Kalau belum baca tentang Al Kautsar, boleh mampir di Emotionally Down? This Surah Will Help!. Menurut Dr. Yasir Qadhi, surah Ad Dhuha ini terbagi ke dalam 5 bagian:

  1. Ayat 1-2 tentang sumpah
  2. Ayat 3 tentang Negation
  3. Ayat 4-5 tentang optimisme
  4. Ayat 6-8 tentang melihat blessings
  5. Ayat 9-11 tentang kontribusi ke masyarakat

Tapi untuk postingan ini, kita fokus ambil pelajaran ke satu ayat yang menarik dulu ya. Sisanya di postingan berikutnya, insyaa Allah 🙂

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ (٣
“Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada [pula] benci kepadamu.”

Well. If you reed deeply, this verses can encourage you to always have positive vibes. Di saat Rasulullah menganggap Allah meninggalkan beliau, Allah langsung menyangkalnya dengan ayat ini. Bahasa ringannya: Come on.. stop thinking you worth nothing. Allah surely loves the muhsinin, mutaqiin, and Mu’miniin. If you say Laa ilaa haillallah, Allah will never abandon you!! Dan memang, gak mungkin banget Allah ninggalin hamba-Nya apalagi untuk seorang seperti Nabi Muhammad. Tapi jangan mikir ayat ini untuk Nabi Muhammad aja. Pesan di ayat ini juga bisa applicable untuk kita: agar jangan berputus asa, jangan merasa kesepian, jangan patah semangat, apalagi pesimis!

Ingat kisah Musa dan Harun ketika diminta Allah untuk menghadap Firaun? Kamu tahu? Saat itu Nabi Musa ketakutan bangettt. Ya gimana enggak,  Firaun itu RAJA TERDZALIM yang bisa nyiksa kapanpun kamu gak sependapat dengan dia. Tapi apa? Allah motivated and encouraged Nabi Musa. Kurang lebih pesannya kaya Ad Dhuha ayat 3, cuma versi lain. Tertulis di surah Asy-Syuara ayat 15, bahasa ringannya: gak perlu takut, Musa. mereka gakkan bisa bunuh kamu. Kami selalu bersamamu kok, memantaumu dan mendengarkan apa aja yang mereka katakan. Kami selalu mengawasimu. Daann bener deh, karena Nabi Musa berusaha optimis bahwa Allah bersamanya, akhirnya Allah menangin beliau. (Cek surah Ash-Shaffaat ayat 114-122).

Hal yang menarik tentang ‘optimis’‘ juga terjadi ketika Nabi Musa diminta melemparkan tongkatnya di goa Tsur — Saat itu beliau gak tahu kalau tongkatnya bisa berubah jadi ular. Udah kaget, takut, disuruh pegang lagi. Bayangin! INI ULAR beneran yaa, bukan mainan yang di tukang abang-abang plastik. Sekarang di Jakarta dan tempat lainnya muncul fenomena ular yang keluar dari sisi manapun rumah kita. Kita ketemu ular yang kalem aja udah kabur, boro-boro mau untuk megang ular yang lagi kelaparan dan agresif kaya yang dilihat Nabi Musa. Tapi di kondisi itu, Nabi Musa berusaha optimis, mau taat dulu sama Allah dan mengesampingkan apa yang nanti akan terjadi. Akhirnya, ular itu kembali menjadi tongkat seperti semula. #Pokoknya, bikin mindset kalau Allah itu nontonin kamu terus dan gakkan ngebiarin kamu sendirian– walaupun secara kasat mata tidak terlihat demikian.

Versi lainnya مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ juga ada di surah At-Taubah ayat 40: Laa tahzan, iinnallaha ma’ana (jangan sedih, sesungguhnya Allah bersama kita). Dan mungkin masih banyak lagi versi-versi lainnya. Kalau tahu, boleh bantu komen di bawah ini, biar kita saling belajar :).

So.. to wrap up, please get rid of any negative thoughts over Allah. Stay positive and don’t get depressed easily of everything that happened in your life. Life is a mixture of joy and sorrow. As this is the first post in 2020, let’s make this surah both a reminder and a beginning of your entire months ahead, to be optimistic and confident, worry only about Allah, depend ONLY on Allah, and understand that…

no pain or LOSING PEOPLE can ever make you broken except of LOSING HIM..

Selama ini.. yang kita izinkan menghilang, teman-teman kita, atau Allah?

close

Mau dapet Quranic Reflection langsung dari Penulis ke Emailmu?

Yuk Gabung! 😎

Udah ada 350+ Milenial seluruh Indonesia + Malaysia nih yang gabung! Masa iya kamu rela gak ikutan!

Jangan Shalih Sendirian. SHARE:

5 thoughts on “Ayat yang bisa bikin RECOVER Hati!

    1. Salaam kak Meli! Kita gak pakai Instagram. So far, to stay connected with us bisa di Pinterest, email dan website ini. 🙂

Comments are closed.

Next Post

Ada yang liatin kamu.. tapi kamu gak peka!

Fri Jan 10 , 2020
Tahu nggak, sebenarnya selama ini tuh ada yang liatin kamu terus.. Tapi kamu gak pernah nyadar. Dia selalu perhatiin setiap gerak-gerik kamu, mata-matain kamu, stalking […]